Selamat datang di Tugas Softskill 10111221, Ini adalah blog yang di khususkan untuk keperluan tugas softskill. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terutama saya sendiri. Selamat Membaca :) | Kunjungi Blog Pribadi Admin di Aditya Janata Blog. Terima Kasih :)

Rabu, 18 Maret 2015

Pengertian Profesionalisme dan Ciri-ciri Profesionalisme

PENGERTIAN PROFESIONALISME

Profesionalisme berasal dan kata profesional yang mempunyai makna yaitu berhubungan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya, (KBBI, 1994).

Profesionalisme adalah tingkah laku, keahlian atau kualitas dan seseorang yang professional (Longman, 1987).

Profesionalisme adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.

Sama halnya juga dengan profesionalisme yang tidak bisa dipisahkan dengan profesi, kode etik pun tidak dapat dipisahkan dengan profesi. Karena dalam beberapa profesi terdapat kode etik yang tidak bisa dilanggar. Contohnya adalah kode etik kedokteran, kode etik pengacara, bahkan kode etik polisi, dsb.

Kode Etik

Kode etik merupakan sarana untuk membantu para pelaksana sebagai seseorang yang professional supaya tidak dapat merusak etika profesi.

Ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi :
  1. Memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan.
  2. Merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan.
  3. Mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi.

CIRI CIRI PROFESIONALISME
  1. Mempunyai pengetahuan yang tinggi di bidang TI
  2. Mempunyai keterampilan yang tinggi di bidang TI
  3. Mempunyai pengetahuan yang luas tentang manusia dan masyarakat, budaya, seni, sejarah dan komunikasi
  4. Cepat tanggap terhada[ masalah client, paham terhadap isyu-isyu etis serta tata nilai kilen-nya
  5. Mampu melakukan pendekatan multidispliner
  6. Mampu bekerja sama
  7. Bekerja dibawah disiplin etika
  8. Mampu mengambil keputusan didasarkan kepada kode etik, bila dihadapkan pada situasi dimana pengambilan keputusan berakibat luas terhadap masyarakat

Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar