Selamat datang di Tugas Softskill 10111221, Ini adalah blog yang di khususkan untuk keperluan tugas softskill. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terutama saya sendiri. Selamat Membaca :) | Kunjungi Blog Pribadi Admin di Aditya Janata Blog. Terima Kasih :)

Rabu, 19 Juni 2013

Peran Komunikasi Dalam Organisasi

Pengertian Komunikasi

Kehidupan manusia di dunia tidak dapat dilepaskan dari aktivitas komunikasi karena komunikasi merupakan bagian integral dari sistem dan tatanan kehidupan sosial manusia dan masyarakat. Aktivitas komunikasi dapat dilihat pada setiap aspek kehidupan sehari-hari manusia yaitu sejak dari bangun tidur sampai manusia beranjak tidur pada malam hari. Bisa dipastikan sebagian besar dari kegiatan kehidupan kita mengunakan komunikasi baik komunikasi verbal maupun nonverbal. Namun, apa yang dimaksud dengan komunikasi itu sendiri ?
Kata “komunikasi” berasal dari bahasa Latin, “comunis”, yang berarti membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih. Akar katanya “communis” adalah “communico” yang artinya berbagi (Stuart,1983, dalam Vardiansyah, 2004 : 3). Dalam literatur lain disebutkan komunikasi juga berasal dari kata “communication” atau “communicare” yang berarti " membuat sama" (to make common). Istilah “communis” adalah istilah yang paling sering di sebut sebagai asal usul kata komunikasi, yang merupakan akar dari kata kata Latin yang mirip Komuniksi menyarankan bahwa suatu pikiran, suatu makna, atau suatu pesan di anut secara sama.


Organisasi

Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok satu sama lain, dan ada pula yang berbeda.

Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.

Dengan adanya komunikasi dalam organisasi dapat menyatukan beberapa orang yang untuk mencapai tujuan organisasi, komunikasi akan sangat berperan penting untuk menjaga keutuhan dalam organisasi, karena dengan komunikasi akan menimbulkan ketebukaan akan setiap masalah yang di hadapi oleh setiap anggota organisasi, tetapi komunikasi yang buruk juga dapat membuat timbulnya masalah - masalah baru dalam sebuah organisasi karena terjadinya kesalah pahaman karena tidak tersampaikanya maksud dari pengirim pesan (sender) ke penerima pesan (receiver).

seperti yang sudah di bahas di atas, komunikasi dapat di lakukan dengan berbagai cara dan berbagai macam alat, ada banyak sekali metode komunikasi yang dapat kita terapkan sesuai dengan kondisi yang ada. terkadang kita harus menggunakan metode atau cara yang berbeda untuk berkomunikasi dengan orang yang mempunyai sikap atau emosi yang berbeda-beda, karena tidak semua orang dapat menerima pesan dari pengirim dengan maksud yang sama.

di dalam organiasai biasanya terdapat kesamaan tujuan atau ketertrikan, hal tersebut adalah salah satu cara untuk memeprmudah kita untuk berkomunikasi dengan baik. dengan begitu komunikasi dalam sebuah organisasai akan sanagan berperan penting sebagai keutuhan, untuk menjaga, dan membantu agar tercapainya sebuah tujuan organisasi.

tetapi jika kita berkomunikasi dengan tidak baik atau dengan cara yang salah maka kita dapat merusak organisasi tersebut, karena tidak sampainya maksud dari pengirim informasi ke kepada penerima dengan baik dan benar.

Peran Komunikasi Dalam Organisasi

Sebuah organisasi akan bubar karena ketiadaan komunikasi. Coba bayangkan jika komunikasi tidak ada dalam organisasi? Para karyawan tidak akan tahu apa yang akan dikakukannya dan apa yang dikerjakan rekannya. Pemimpin tidak bisa memberikan instruksi dan menerima masukan dari bawahannya. Koordinasi tidak berjalan, kerja sama tidak terjadi, masingmasing orang tidak dapat mengkomunikasikan perasaannya, kebutuhannya, masalah yang dihadapinya dalam pekerjaan kepada rekannya/ timnya, suvervisornya atau kepada pimpinannya. Komunikasi merupakan aktivitas yang menghubungkan antar manusia dan antar kelompok dalam sebuah organisasi.

Kalau berbicara tentang komunikasi organisasi maka yang terbayang adalah peranan dan status dari setiap orang dalam organisasi, karena peranan dan status itu juga menentukan cara seseorang berkomunikasi dengan orang lain. Jika jenis dan pembagian pekerjaan demikian banyak, beragam, dan berbeda-beda, maka dibutuhkan sebuah jalinan. Jalinan yang dimaksud di sini adalah komunikasi. Komunikasi antara seorang pimpinan dengan bawahan, antara bawahan dengan atasan, atau komunikasi sesama bawahan. Dalam komunikasi organisasi ini dikenal dengan istilah Downward communication, Upward communication, dan Horizontal communication.

Menurut Scott dan T.R. Mitchell (1976) komunikasi mempunyai empat fungsi dalam organisasi, yakni:

  1. Kendali (kontrol/ pengawasan)
  2. Motivasi
  3. Pengungkapan emosional, dan
  4. Informasi.

Sebenarnya banyak sekali hasil penelitian para ahli yang menemukan fungsi komunikasi (pesan) dalam organisasi.

Sedangkan menurut Thayer ada lima yaitu:

  1. Untuk memberi informasi
  2. Membujuk
  3. Memerintah
  4. Memberi instruksi, dan
  5. Mengintegrasikan organisasi.

Terakhir Greenbaumn mengemukakan bahwa fungsinya adalah untuk mengatur, untuk melakukan pembaruan, integrasi, memberikan informasi dan instruksi.

Sumber:
http://auliaaprianneputri.blogspot.com/2013/04/peran-komunikasi-dalam-organisasi.html
http://sriherwindya.staff.uns.ac.id/files/2010/07/definisi.doc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar