Selamat datang di Tugas Softskill 10111221, Ini adalah blog yang di khususkan untuk keperluan tugas softskill. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terutama saya sendiri. Selamat Membaca :) | Kunjungi Blog Pribadi Admin di Aditya Janata Blog. Terima Kasih :)

Senin, 08 Oktober 2012

[Softskill] Organisasi, Bagan Struktur Organisasi dan Faktor Faktor yang Mempengaruhinya

Kita sebagai manusia sudah ditakdirkan untuk menjadi makhluk sosial yang harus berbaur dengan masyarakat sekitar. Karena itu sangat berpengaruh dalam melengkapi kekurangan yang tidak ada di diri kita, itulah yang menjadi dasar untuk manusia agar dapat hidup didalam lingkungan berorganisasi.

ORGANISASI DAN MACAM-MACAM ORGANISASI

ORGANISASI
Apabila kita membahas tentang organisasi pasti akan ada perkumpulan seperti OSIS, BEM, FPI, Partai partai, dan lainnya yang ada di benak kita. Memang benar itu adalah sebuah organisasi, namun itu hanyalah sebagian dari kelompok organisasi yang ada di dunia ini. Secara teori, Organisasi itu adalah dua orang atau lebih yang berkumpul untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Dimana didalamnya terdapat interaksi antara manusia satu dengan yang lainnya.

MACAM-MACAM ORGANISASI

Organisasi memiliki banyak macamnya, menurut sumber yang saya baca, Organisasi terbagi menjadi 3 bagian, yaitu Organisasi Niaga, Organisasi Sosial dan Organisasi Regional & Internasional. Berikut adalah penjelasan dari masing masing organisasi:

  1. ORGANISASI NIAGA
    Organisasi Niaga itu tujuan utamanya lebih cenderung pada keuntungan. Ada beberapa contoh mengenai Organisasi Niaga, seperti:
    • Perseroan Terbatas (PT)
    • Perseroan Komanditer (CV)‏
    • Firma (FA)‏
    • Koperasi
    • Join Ventura
    • Trus
    • Kontel
    • Holding Company
    • dll.
    Ada beberapa tipe dari Organisasi Niaga ini:
    • Individu / Perusahaan Perseorangan.
      Perusahaan Perseorangan itu adalah perusahaan yang dimiliki oleh 1 orang. Dia dapat membuat suatu perusahaan tanpa harus ada izin secara tertulis dan tata cara yang ditentukan. Biasanya perusahaan perseorangan itu membutuhkan modal yang lebih kecil, jumlah produksi yang tebatas, dan penggunaan teknologi yang sederhana.
      Contoh: toko kelontong, tukang bakso keliling, pedagang asongan, dan lain sebagainya.
    • Perusahaan Persekutuan
      Perusahaan persekutuan adalah badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis. Yang termasuk dalam badan usaha persekutuan adalah firma dan persekutuan komanditer alias cv. Untuk mendirikan badan usaha persekutuan membutuhkan izin khusus pada instansi pemerintah yang terkait.
      Contoh: Firma, Persekutuan Komanditer.
    • Perseroan Terbatas(PT)
      Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.
  2. ORGANISASI SOSIAL
    Organisasi Sosial adalah organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat, Seperti:
    • Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan.
    • Jalur Keagamaan.
    • Jalur Profesi.
    • Jalur Kepemudaan.
    • Jalur Kemahasiswaan.
    • Jalur Kepartaian & Kekaryaan.
  3. ORGANISASI REGIONAL DAN INTERNASIONAL
    • Organisasi Regional
    • Organisasi Regional adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja.
    • Organisasi Internasional
      Organisasi Internasional adalah organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia.
      Macam-macam organisasi internasional:
      • UN = United Nation = PBB (1945)
      • UNICEF = United Nations International Childrens Emergency Fund (1946), namun namanya diganti setelah thn 1953 menjadi: United Nations Children’s Fund.
      • UNESCO = the United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (16 November 1945)
      • UNCHR = United Nations Commission on Human Rights (2006)
      • UNHCR = Uited Nations High Commissioner for Refugees (14 Desember 1950)
      • UNDPR = The United Nations Division for Palestinian Rights (2 Desember 1977)
      • UNSCOP = The United Nations Special Committee on Palestine (May 1947, oleh 11 negara)
      • WHO = World Health Organization (7 April 1948)
      • IMF = International Monetary Fund (Juli 1944, 180 negara)
      • NATO = North Atlantic Treaty Organisation (4 April 1949)
      • NGO = Non-Governmental Organizations .Dalam bahasa Indonesia Lembaga Swadaya
      • Masyarakat – LSM, yg didirikan oleh perorangan atau per-group dan tdk terikat oleh pemerintah.
      • GREENPEACE (40 negara, dari Europe, State of America, Asia, Africa dan Pacific, semenjak 1971).
      • AMNESTY International (1961, memiliki sekitar 2,2 juta anggota, dari 150 negara, organisasi yg membantu menghentikan penyelewengan/pelecehan hak azasi manusia)
      • WWF = the World Wildlife Fund (1985, Memiliki hampir 5 juta pendukung, distribusi dari lima benua, memiliki perkantoran/perwakilan di 90 negara).
      • G8 = Group of Eight, kelompok negara termaju di dunia. Sebelumnya G6 pd thn 1975, kemudian dimasuki oleh Kanada 1976 (Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Britania Raya, Amerika Serikat, Kanada dan Rusia (tidak ikut dalam seluruh acara), serta Uni Eropa.
      • EU = The European Union (27 negara anggota, 1 november 1993)
      • DANIDA = Danish International Development Assistance (Organisasi yg memberikan bantuan kepada negara2 miskin, pengungsi, bencana alam)
      • ICRC = International Committee of the Red Cross (1863) = Palang Merah, gerakan bantuan kemanusiaan saat bencana alam atau peperangan.
      • OPEC = Organization of the Petroleum Exporting Countries (1960, anggota 13 negara, termasuk Indonesia)
      • ASEAN = Association of Southeast Asian Nations = Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (PERBARA) ( Dibentuk 8 Agustus 1967, memiliki 10 negara anggota, Timor Leste dan Papua new Guinea hanya sebagai pemantau, dan masih mempertimbangkan akan menjadi anggota).


BAGAN STRUKTUR ORGANISASI

Dalam suatu Organisasi pasti ada sebuah Stuktur nya. Jika dalam organisasi tidak ada strukturnya maka suatu perusahaan itu pasti akan bobrok dan hancur dalam penyusunan jabatannya masing-masing. Berikut adalah contoh dari gambar Bagan yang biasa perusahaan-perusahaan pakai pada umumnya yaitu:

Bagan Horizontal
mengapa bagan tersebut di katakan horizontal? karena pada bagan tersebut jika semakin banyak jabatan-jabatan yang di buat dalam perusahaan tersebut maka bagan ini akan semakin luas menyamping.

Bagan Berbentuk Horizontal

Bagan Vertikal
Bagan vertikal adalah kebalikan dari bagan Horizontal. Bagan Vertikal pada umumnya bagan ini jika dalam perusahaan banyak sekali jabatan atau kepala-kepala bagian dari masing-masing divisi maka bagan ini akan semakin panjang ke bawah. Dengan jabatan yang paling penting berada di paling puncak.

Bagan Berbentuk Vertikal

Bagan Lingkaran
Kenapa bagan ini berbentuk lingkaran? karna mungkin dalam suatu perusahaan memang sangat memiliki perbedaan tersendiri dalam menyusun bagian-bagian dari perusahaan itu tersebut oleh karena itu banyak sekali model bagan yang terbentuk. pada model bagan ini jika setiap penambahan anggota maka bagan ini akan bertambah diameternya dan semakin membesar.

Bagan Berbentuk Lingkaran

Bagan Piramid
Bagan ini sangat mudah digunakan karna bentuknya seperti Piramid yang menempatkan bagian-bagian dalam perusahaan yang paling tertinggi di letakan pada bagian TOP dan untuk karyawan di letakan MID dan untuk Office Boy di letakan pada Bagian LOWER.

Bagan Berbentuk Piramida

Bagan Matriks
Bagan matriks ini melekat pada divisi fungsional pada organisasi induk sehingga pada dasarnya menggabungkan kelebihan dari organisasi fungsional dengan organisasi proyek murni.

Bagan Berbentuk Matriks


FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGIATAN ORGANISASI

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kegiatan dalam berorganisasi, seperti Tujuan, Tantangan, Keakraban, Tanggung Jawab, Kesempatan untuk Maju dan Kepemimpinan. Mari kita bahas satu persatu.
  1. Tujuan
    Visi, misi dan tujuan yang jelas akan membantu team dalam bekerja. Namun hal tersebut belum cukup jika visi, misi dan tujuan yang ditetapkan tidak sejalan dengan kebutuhan dan tujuan para anggota.
  2. Tantangan
    Manusia dikarunia mekanisme pertahanan diri yang di sebut “fight atauflight syndrome”. Ketika dihadapkan pada suatu tantangan, secara nalurimanusia akan melakukan suatu tindakan untuk menghadapi tantangan tersebut (fight) atau menghindar (flight). Dalam banyak kasus tantangan yang ada merupakan suatu rangsangan untuk mencapai kesuksesan. Dengan kata lain tantangan tersebut justru merupakan motivator.
    Namun demikian tidak semua pekerjaan selalu menghadirkan tantangan.Sebuah team tidak selamanya akan menghadapi suatu tantangan. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya memberikan suatu tugas atau pekerjaan yang menantang dalam interval. Salah satu criteria yang dapat dipakai sebagai acuan apakah suatu tugas memiliki tantangan adalah tingkat kesulitan dari tugas tersebut. Jika terlalu sulit, mungkin dapat dianggap sebagai hal yang mustahil dilaksanakan, maka team bisa saja menyerah sebelum mulai mengerjakannya. Sebaliknya, jika terlalu mudah maka team juga akan malas untuk mengerjakannya karena dianggap tidak akan menimbulkan kebanggaan bagi yang melakukannya.
  3. Keakraban
    Team yang sukses biasanya ditandai dengan sikap akraban satu sama lain, setia kawan, dan merasa senasib sepenanggungan. Para anggota team saling menyukai dan berusaha keras untuk mengembangankan dan memelihara hubungan interpersonal. Hubungan interpersonal menjadi sangat penting karena hal ini akan merupakan dasar terciptanya keterbukaan dan komunikasi langsung serta dukungan antara sesama anggota team.
  4. Tanggung jawab
    Secara umum, setiap orang akan terstimulasi ketika diberi suatu tanggungjawab. Tanggungjawab mengimplikasikan adanya suatu otoritas untuk membuat perubahan atau mengambil suatu keputusan. Team yang diberi tanggungjawab dan otoritas yang proporsional cenderung akan memilikimotivasi kerja yang tinggi.
  5. Kesempatan Untuk Maju
    Keinginan setiap orang akan melakukan banyak cara untuk dapat mengembangkan diri,mempelajari konsep dan ketrampilan baru, serta melangkah menuju kehidupan yang lebih baik. Jika dalam sebuah team setiap anggota merasabahwa team tersebut dapat memberikan peluang bagi mereka untuk melakukanhal-hal tersebut di atas maka akan tercipta motivasi dan komitment yang tinggi. Hal ini penting mengingat bahwa perkembangan pribadi memberikan nilai tambah bagi individu dalam meningkatkan harga diri.
  6. Kepemimpinan
    Kepemimpinan atau Leadirship itu sangat penting dalam mendapatkan komitment dari anggota team. Leader berperan dalam menciptakan kondisi kondusif bagi team untuk bekerja dengan tenang dan harmonis. Seorang leader yang baik juga dapat memahami 6 faktor yang dapat menimbulkan motivasi seperti yang disebutkan diatas.
Sumber Materi:
http://irpantips4u.blogspot.com/2010/10/macam-macam-organisasi-struktur.html
http://ariflobster.blogspot.com/2011/12/pengertian-organisasi-dan-manajemen.html
http://ariantocahyadi.blogspot.com/2011/10/bentuk-bagan-struktur-organisasi.html
http://mte2010-ti-usu-b.blogspot.com/2011/10/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar